Jumat, 27 Oktober 2017

Extrovert, Introvert, or Ambivert


Menurut aku, setiap orang pasti punya kayak kepinginan buat kayak lebih mengenal diri sendiri. Dulu dulu banget, kayak sering banget nanyain ke diri sendiri kayak who am I actually dan lain lain.

Kalo jaman jaman dulu, aku dikenalin sama istilah Introvert dan Extrovert.

Yang aku perhatiin, orang orang introvert itu sukanya sendiri gitu, ga suka yang kayak nge gang kesana kesini bareng, gitu gitu. Orang orang introvert biasanya menyukai kegiatan yang bisa dilakukan sendirian. Misalnya baca apa kek, nulis apa kek. Terus biasanya betah banget di kamar, ga suka yang berisik. Terus temen temen aku yang aku nilai introvert, biasanya sih mereka jago di hal yang bersifat analisa, planning, dan kebanyakan sih serius terus kalo diajak ngobrol gitu suka malu malu gitu hahaha.

Terus kalo orang Extrovert, itu bener bener kebalikan yah. Mereka suka kumpul kumpul kesana kesini, trus kalo kebanyakan dirumah mereka kayak bakalan stress dan capek sendiri gitu loh. Jadi kayak tenaga nya emang harus dipake gitu. Suka kegiatan kegiatan yang mungkin bisa dilakukan dengan berinteraksi sama orang lain, gitu gitu. Trus mereka biasanya jago di kayak eksekusi, negosiasi,  berinteraksi gitu gitu. Trus kalo misal ngobrol, extrovert cenderung bersemangat, berapi api, dan mungkin kadang mendominasi.

Dulu aku bingung yah, karena aku suka menyendiri, tapi juga doyan nongkrong (walopun kalo kebanyakan nongkrong biasanya jadi capek trus stress hahaha). Hobby aku baca dan nulis nulis walopun di diary atau journal doank sih. Cuman aku tu jaman masih kecil (ga mau bilang jaman masih muda) itu punya profesi sebagai penyiar dan  MC yang dunianya hingar bingar dan I do enjoy it. Aku lumayan bisa diandelin di bagian planning dan analizing, cuman aku juga bisa negosiasi ama orang.

Temen temen adakah yang juga bingung atau ga tau temen temen ini extro atau intro yah?

Nah ternyata, kmaren aku nemuin istilah baru yaitu Ambivert. OMG apalagi sih nih hahahaa.

Ternyata ada satu kepribadian yang terletak in between Extro dan Intro, yaitu Ambivert. 

Dikutip dari National Geographic Indonesia ternyata populasi ambivert ada 38% di dunia ini tapi biasanya pada ga tau kalo mereka ini Ambivert. 

Nah ada beberapa ciri orang ambivert yaitu :

1. Ambivert berbagi sifat dengan introvert dan ekstrovert. Mereka yang ambivert umumnya memiliki kemampuan bersosialiasi yang baik dan juga terkadang butuh waktu untuk sendiri.

2. Ambivert memiliki kepribadian yang fleksibel. Mereka bisa bolak balik dari kepribadian introvert ke ekstrovert.

3. Ambivert adalah pedagang yang hebat. Sebuah studi di Wharton School menemukan orang-orang yang memiliki kepribadian ini mampu melakukan penjualan terbaik dan membawa uang paling banyak

4. Ambivert biasanya tak yakin dengan kepribadian mereka. Hal ini yang membuat para ambivert terkadang merasa terjebak, tidak tahu kapan harus bertindak atau mencoba sesuatu yang berbeda.

5. Merasa nyaman di mana saja adalah salah satu tanda seorang ambivert. Biasanya, seorang introvert cenderung lebih senang berada di lingkungan yang tenang, sementara ekstovert lebih senang dengan suasana yang ramai dan menyenangkan. Ambivert akan alami keduanya, namun dengan waktu-waktu tertentu

6. Intuisi adalah bagian dari seorang ambivert. Tidak seperti ekstrovert yang kadang-kadang sulit untuk berhenti berbicara, ambivert secara naluriah tahu kapan harus mendengarkan atau diam

7. Mereka yang ambivert akan memiliki “emosional bilingual”. Mereka pandai membaca emosi orang lain

8. Ambivert biasanya akan bertindak unik di media sosial. Studi menemuan jika mereka yang ambivert akan lebih terbuka dalam pertemanan namun lebih tahu batas-batasan untuk kapan berbicara atau diam

9. Mereka yang ambivert dikatakan sebagai orang tua yang baik, karena mareka pintar dalam memberi dan juga menerima.

None of them (Introvert, Extrovert or Ambivert) is better than the others. Karena setiap orang pastilah punya peran sendiri sendiri ya, but I am so proud to be Ambivert anyway.

Baeklah sampe sini dulu tulisan kali ini. Walopun ga ada hubungannya ama Tarot, tapi semoga membantu yaaah. See u next post…